Penjelasan mengenai Inodes
Apa itu inodes ?
Secara pendek dan mudah, inodes adalah jumlah file yang dapat ditampung di sebuah akun hosting. Jumlahnya bervariasi tergantung dari paket hosting yang dipesan. Tentu saja jumlah ini sudah disesuaikan dengan resource yang tersedia di paket hosting tersebut. Inodes sendiri dapat di lihat di sidebar kiri cPanel:
Jika pada data sheet dijelaskan soft dan hard, maka pada cPanel indikator hanya untuk soft dan dinamakan “Inodes” jadi sebagai contoh jika soft nya adalah 100 maka inodes nya adalah 100.
Apa yang terjadi jika Inodes penuh ?
File berikutnya yang ada di hosting anda dapat tidak masuk/tersimpan, atau jika tersimpan maka dia dapat menumpuk file yang lama. Hal ini dapat menyebabkan masalah konsistensi data.
Hosting tidak dapat ter backup secara sempurna oleh sistem backup.
Performa hosting secara keseluruhan dapat terganggu.
Oleh karena itu jika inodes anda mulai penuh kami sarankan agar anda menghapus file-file/database/email lama yang sudah tidak digunakan kembali.
Secara teori dalam setiap file dan direktori di Linux itu akan diwakili oleh struktur data yang dinamakan inode ini, isinya antara lain:
- Ukuran file dalam satuan byte.
- ID perangkat (tempat file tersebut berada).
- ID User dari pemilik filenya.
- ID Group.
- Hak akses file. Baca, tulis, dan eksekusi biasanya.
- Atribut khusus seperti hanya dibaca atau ditambahkan saja.
- Waktu kapan inodenya berubah, filenya berubah dan kapan terakhir diakses.
- Jumlah softlink dan hardlink.
- Lokasi file dalam harddisk atau media simpan lainnya.
Jika masih digunakan, kami sarankan agar anda upgrade ke paket yang lebih tinggi yang memiliki inodes lebih banyak.
Sekian Artikel yang dapat saya buat semoga bermanfaat.
Judul : Penjelasan mengenai Inodes
Jangan lupa komentar dan share ↕ Jika berkenan silahkan Subrcribe
Terimakasih sudah berkunjung

0 Response to "Penjelasan mengenai Inodes"
Post a Comment